Tuesday, August 8, 2023

BURSA KERJA KHUSUS SMK

Apa itu Bursa Kerja Khusus SMK?

Setiap Sekolah Menengah Kejuruan baik Negeri maupun Swasta layaknya memiliki suatu unit kerja khusus di sekolah yang dapat memberikan layanan bagi para calon lulusan maupun alumninya.  Unit kerja khusus tersebut lebih dikenal dengan Bursa Kerja Khusus SMK (BKK SMK) merupakan hasil kerjasama antara Kemenaker dengan Kemendikbudristek ini dapat menjadi sebuah jembatan penghubung bagi pemenuhan sumber daya manusia yang link & match dengan kebutuhan dunia usaha/dunia kerja.

 

Pengertian

Bursa Kerja Khusus (BKK) adalah sebuah lembaga yang dibentuk di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri dan Swasta, sebagai unit pelaksana yang memberikan pelayanan dan informasi lowongan kerja, pelaksana pemasaran, penyaluran dan penempatan tenaga kerja, merupakan mitra Dinas Tenaga Kerja.

 

Latar Belakang

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai sub sistem pendidikan nasional yang bertanggungjawab dalam penyiapan SDM tingkat menengah yang handal, berorientasi kepada kebutuhan pasar harus mampu mengembangkan inovasi untuk mempengaruhi perubahan kebutuhan pasar sehingga dapat mewujudkan kepuasan pencari kerja. BKK SMK merupakan salah satu komponen penting dalam mengukur keberhasilan pendidikan di SMK, karena BKK menjadi lembaga yang berperan mengoptimalkan penyaluran tamatan SMK dan sumber informasi untuk pencari kerja. Pemberdayaan BKK SMK merupakan salah satu fungsi dalam manajemen sekolah yaitu sebagai bagian pembinaan terhadap proses pelaksanaan kegiatan BKK SMK yang telah direncanakan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan SMK. BKK SMK merupakan salah satu komponen pelaksanaan pendidikan sistem ganda, karena tidak mungkin bisa dilaksanakan proses pembelajaran yang mengarah kepada kompetensi jika tidak ada pasangan industri/usaha kerja, sebagai lingkungan kerja dimana siswa belajar keahlian dan profesional serta etos kerja sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

 

Tujuan

 Apa itu Bursa Kerja Khusus SMK?

Setiap Sekolah Menengah Kejuruan baik Negeri maupun Swasta layaknya memiliki suatu unit kerja khusus di sekolah yang dapat memberikan layanan bagi para calon lulusan maupun alumninya.  Unit kerja khusus tersebut lebih dikenal dengan Bursa Kerja Khusus SMK (BKK SMK) merupakan hasil kerjasama antara Kemenaker dengan Kemendikbudristek ini dapat menjadi sebuah jembatan penghubung bagi pemenuhan sumber daya manusia yang link & match dengan kebutuhan dunia usaha/dunia kerja

Pengertian

Bursa Kerja Khusus (BKK) adalah sebuah lembaga yang dibentuk di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri dan Swasta, sebagai unit pelaksana yang memberikan pelayanan dan informasi lowongan kerja, pelaksana pemasaran, penyaluran dan penempatan tenaga kerja, merupakan mitra Dinas Tenaga Kerja.

Latar Belakang

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai sub sistem pendidikan nasional yang bertanggungjawab dalam penyiapan SDM tingkat menengah yang handal, berorientasi kepada kebutuhan pasar harus mampu mengembangkan inovasi untuk mempengaruhi perubahan kebutuhan pasar sehingga dapat mewujudkan kepuasan pencari kerja. BKK SMK merupakan salah satu komponen penting dalam mengukur keberhasilan pendidikan di SMK, karena BKK menjadi lembaga yang berperan mengoptimalkan penyaluran tamatan SMK dan sumber informasi untuk pencari kerja. Pemberdayaan BKK SMK merupakan salah satu fungsi dalam manajemen sekolah yaitu sebagai bagian pembinaan terhadap proses pelaksanaan kegiatan BKK SMK yang telah direncanakan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan SMK. BKK SMK merupakan salah satu komponen pelaksanaan pendidikan sistem ganda, karena tidak mungkin bisa dilaksanakan proses pembelajaran yang mengarah kepada kompetensi jika tidak ada pasangan industri/usaha kerja, sebagai lingkungan kerja dimana siswa belajar keahlian dan profesional serta etos kerja sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

Tujuan

a. Sebagai wadah dalam mempertemukan tamatan dengan pencari kerja.

b. Memberikan layanan kepada tamatan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing seksi      yang ada dalam struktur BKK.

c. Sebagai wadah dalam pelatihan tamatan yang sesuai dengan permintaan pencari kerja

d. Sebagai wadah untuk menanamkan jiwa wirausaha bagi tamatan melalui pelatihan.

Manfaat BKK bagi SMK

  1. Memberikan pelayanan informasi ketenagakerjaan kepada alumni dan pencari kerja
  2. Membina dan mengembangkan hubungan kerjasama dengan lembaga pemerintah atau swasta dalam pengadaan informasi ketenagakerjaan
  3. Melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan rekrutmen dan seleksi calon pekerja
  4. Membina hubungan dengan alumni yang telah bekerja dan berhasil dalam bidang usaha untuk membantu memberi peluang menyalurkan dan menempatkan alumni baru.

Ruang Lingkup Kegiatan

1. Pemasaran Alumni

a. Penyusunan database siswa lulusan SMK pencari kerja dan perusahaan pencari tenaga kerja dan penelusuran tamatan siswa SMK.

b. Menjaring informasi tentang pasar kerja melalui iklan di media massa, internet, kunjungan ke dunia usaha (industri) maupun kerjasama dengan lembaga penyalur tenaga kerja dan Disnaker Kota/Kabupaten setempat.

c. Membuat leaflet informasi dan pemasaran lulusan SMK baik online maupun offline bagi para lulusan

d. Penyaluran calon tenaga kerja lulusan SMK ke dunia usaha dan industri.

e. Melakukan proses tindak lanjut hasil pengiriman dan penempatan tenaga kerja melalui kegiatan penjajakan dan verifikasi.

f. Mengadakan program pelatihan ketrampilan tambahan/khusus bagi siswa dan lulusan SMK disesuaikan dengan bidang keahlian yang diperlukan dapat berkolaborasi dengan lembaga terkait baik LPK ataupun BP2LK.

g. Mengadakan program bimbingan menghadapi tahapan proses penerimaan siswa dalam suatu pekerjaan (wawancara, psikotest, mcu).

h. Berkolaborasi dengan BP3MI atau LPTKS dalam pemasaran lulusan SMK ke Luar Negeri

i. Memberikan informasi kepada para Alumni ataupun  para lulusan SMK lain yang membutuhkan informasi tentang lowongan kerja.

j. Menindaklanjuti kerjasama dengan industri pasangan yang telah menjadi mitra kerja dengan BKK sekolah.

k. Menanamkan jiwa enterpreunership kepada siswa melalui pelatihan ketrampilan untuk menjadi seorang wirausaha (enterpreuneur).

j. Membuat website khusus BKK yang selalu up to date yang dapat di link dengan situs-situs JOB Career.

Penelusuran Alumni

a. Melakukan penelusuran alumni dan dimasukkan ke dalam database sekolah.

b. Membuat jejaring ikatan alumni pada setiap angkatan dalam memudahkan penelusuran sekaligus pemasaran lulusan baik melalui grup media sosial maupun social software

c. Melakukan koordinasi dengan civitas akademika khususnya Program Keahlian dan juga ikatan alumni untuk penelusuran alumni

d. Melakukan penyebaran angket/kuisioner online secara berkala kepada grup ikatan alumni setiap angkatan untuk memperoleh informasi keberadaan alumni sesuai kondisi terkini dan di update ke dalam database sekolah.  

Kegiatan Lainnya

a. Membuat  program kerja sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan

b. Menjalin kerjasama (MOU) dengan mitra Dunia Usaha/Dunia Industri

e. Menjalin kerjasama dengan Disnaker tentang pelatihan (Magang) dan penempatan tamatan.

g. Membuat database penelusuran tamatan baik yang sudah bekerja maupun belum bekerja.

h. Membentuk Ikatan alumni.

i. Membuat mading informasi lowongan kerja.

j. Membuat website khusus BKK

k. Membuat Laporan Kegiatan secara berkala

l. Monitoring dan Evaluasi melalui penyebaran angket kepuasan pelanggan

 

a.     Sebagai wadah dalam mempertemukan tamatan dengan pencari kerja.

b.     Memberikan layanan kepada tamatan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing seksi      yang ada dalam struktur BKK.

c.     Sebagai wadah dalam pelatihan tamatan yang sesuai dengan permintaan pencari kerja

d.     Sebagai wadah untuk menanamkan jiwa wirausaha bagi tamatan melalui pelatihan.

Manfaat BKK bagi SMK

  1. Memberikan pelayanan informasi ketenagakerjaan kepada alumni dan pencari kerja
  2. Membina dan mengembangkan hubungan kerjasama dengan lembaga pemerintah atau swasta dalam pengadaan informasi ketenagakerjaan
  3. Melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan rekrutmen dan seleksi calon pekerja
  4. Membina hubungan dengan alumni yang telah bekerja dan berhasil dalam bidang usaha untuk membantu memberi peluang menyalurkan dan menempatkan alumni baru.

Ruang Lingkup Kegiatan

1. Pemasaran Alumni

  1. Penyusunan database siswa lulusan SMK pencari kerja dan perusahaan pencari tenaga kerja dan penelusuran tamatan siswa SMK.
  2.  Menjaring informasi tentang pasar kerja melalui iklan di media massa, internet, kunjungan ke dunia usaha (industri) maupun kerjasama dengan lembaga penyalur tenaga kerja dan Disnaker Kota/Kabupaten setempat.
  3. Membuat leaflet informasi dan pemasaran lulusan SMK baik online maupun offline bagi para lulusan
  4.  Penyaluran calon tenaga kerja lulusan SMK ke dunia usaha dan industri.
  5.  Melakukan proses tindak lanjut hasil pengiriman dan penempatan tenaga kerja melalui kegiatan penjajakan dan verifikasi.
  6. Mengadakan program pelatihan ketrampilan tambahan/khusus bagi siswa dan lulusan SMK disesuaikan dengan bidang keahlian yang diperlukan dapat berkolaborasi dengan lembaga terkait baik LPK ataupun BP2LK.
  7. Mengadakan program bimbingan menghadapi tahapan proses penerimaan siswa dalam suatu pekerjaan (wawancara, psikotest, mcu).
  8. Berkolaborasi dengan BP3MI atau LPTKS dalam pemasaran lulusan SMK ke Luar Negeri
  9.  Memberikan informasi kepada para Alumni ataupun  para lulusan SMK lain yang membutuhkan informasi tentang lowongan kerja.
  10.  Menindaklanjuti kerjasama dengan industri pasangan yang telah menjadi mitra kerja dengan BKK sekolah.
  11. Menanamkan jiwa enterpreunership kepada siswa melalui pelatihan ketrampilan untuk menjadi seorang wirausaha (enterpreuneur).
  12. Membuat website khusus BKK yang selalu up to date yang dapat di link dengan situs-situs JOB Career.

2. Penelusuran Alumni

a.   Melakukan penelusuran alumni dan dimasukkan ke dalam database sekolah.

b. Membuat jejaring ikatan alumni pada setiap angkatan dalam memudahkan penelusuran sekaligus pemasaran lulusan baik melalui grup media sosial maupun social software

c.  Melakukan koordinasi dengan civitas akademika khususnya Program Keahlian dan juga ikatan alumni untuk penelusuran alumni

d. Melakukan penyebaran angket/kuisioner online secara berkala kepada grup ikatan alumni setiap angkatan untuk memperoleh informasi keberadaan alumni sesuai kondisi terkini dan di update ke dalam database sekolah.  

 

3. Kegiatan Lainnya

  1. Membuat  program kerja sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan
  2. Menjalin kerjasama (MOU) dengan mitra Dunia Usaha/Dunia Industri
  3. Menjalin kerjasama dengan Disnaker tentang pelatihan (Magang) dan penempatan tamatan.
  4. Membuat database penelusuran tamatan baik yang sudah bekerja maupun belum bekerja.
  5. Membentuk Ikatan alumni.
  6. Membuat mading informasi lowongan kerja.
  7. Membuat website khusus BKK
  8. Membuat Laporan Kegiatan secara berkala
  9. Monitoring dan Evaluasi melalui penyebaran angket kepuasan pelanggan


Monday, August 7, 2023

Kenapa Harus Memilih SMK?

Sekolah Menengah Kejuruan atau yang dikenal dengan nama SMK merupakan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang menengah sebagai sekolah lanjutan dari jenjang sebelumnya yaitu smp/mts/sederajat.

Tujuan dari SMK adalah membentuk lulusan yang siap untuk bekerja, berwirausaha ataupun melanjutkan pendidikan tinggi yang diharapkan linier terhadap kompetensi awalnya di SMK untuk memperoleh jenjang karir dalam bidang pekerjaannya, kendati tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan pendidikan tinggi yang tidak selalu linear dengan kompetensi capainnya di SMK untuk peningkatan kompetensi lain yang belum diperoleh secara utuh di SMK dikarenakan disesuaikan dengan capaian kompetensi sesuai dengan level Kerangka Kerja Nasional Indonesia (KKNI) bagi lulusan SMK yaitu level 2.

Setiap tahunnya kurikulum SMK senantiasa mengalami perkembangan yang semakin memudahkan dalam fungsinya untuk dapat link & match dengan kebutuhan dunia industri/dunia kerja. Berawal dari Perpres No. 9 Tahun 2016 mengenai Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan sebagai upaya dari Pemerintah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia khususnya bagi lulusan SMK. Diperkuat dengan Perpres No. 68 Tahun 2022 mengenai Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi yang bertujuan untuk mewujudkan SDM vokasi yang kompeten yang dibutuhkan oleh pasar kerja serta mampu berwirausaha.

Semakin berjalannya waktu SMK menjadi salah satu primadona bagi para lulusan SMP/MTS/Sederajat untuk melanjutkan pendidikan menengah 12 tahun yang dapat memberikan peluang bagi para calon lulusannya untuk berkembang sesuai dengan pasionnya. 

Lulusan SMK memiliki keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh lulusan SMA/MA sehingga diharapkan para calon lulusan SMK dapat langsung terserap di dunia industri ataupun dunia kerja dan lebih baik lagi dapat membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran dengan membuka lapangan kerja atau berwirausaha. Selain itu para lulusan SMK sudah teruji dari segi kemampuan Hardskill dan Softskill melalui pelaksanan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan di dunia industri/dunia kerja dengan lamanya waktu minimal 6 (enam) bulan. Dalam implementasinya pelaksanaan PKL dengan sistem Kurikulum Merdeka bukan hanya mengasah keterampilan hardskill dan softskill di dunia industri/dunia kerja tetapi juga mengasah dalam keterampilan berwirausaha melalui pendampingan dari para praktisi kewirausahaan sampai dengan target omzet yang diharapkan sesuai dengan Permendikbud No. 50 Tahun 2020 mengenai Praktik Kerja Lapangan SMK/MAK

Lulusan SMK dibekali pula oleh dokumen kelulusan yang dimiliki, bukan hanya  ijazah yang diperoleh sebagai dokumen telah menyelesaikan akademik pada jenjang SMK tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi dengan jumlah minimal 2 (dua) sertifikat kompetensi yaitu sertifikasi industri yang diperoleh pada setelah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan juga Sertifikat Uji Kompetensi yang diperoleh melalui Uji Kompetensi Keahlian. Selain dua sertifikat yang dimiliki, pada SMK yang telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 maka para lulusannya akan dibekali juga oleh dokumen kompetensi dari hasil Uji Sertfikasi Kompetensi yang dilaksanakan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dengan KKNI Level 2 yang dikeluarkan oleh BNSP melalui LSP P-1

Nah, tentunya hal ini menjadi pertimbangan kalian semua yang akan melanjutkan pendidikan menengah setelah kamu menyelesaikan program wajar 9 tahun. 

BURSA KERJA KHUSUS SMK

Apa itu Bursa Kerja Khusus SMK? Setiap Sekolah Menengah Kejuruan baik Negeri maupun Swasta layaknya memiliki suatu unit kerja khusus di se...